Showing posts with label pengaturan skor. Show all posts
Showing posts with label pengaturan skor. Show all posts

Sunday, March 3, 2019

SATGAS DALAMI DUGAAN JUDI BOLA DALAM KASUS PENGATURAN SKOR

SATGAS DALAMI DUGAAN JUDI BOLA DALAM KASUS PENGATURAN SKOR




CANDUQQ- Satgas Anti Mafia Bola akan mendalami dugaan praktik judi bola dalam kasus dugaan pengaturan skor. Hal itu dilakukan setelah satgas mendapat sejumlah barang bukti yang diserahkan oleh mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.

"Sedang dipelajari secara komprehensif, analisis dulu, kalau misalnya dari laporan itu jadi alat bukti, bisa ditingkatkan ke penyidikan. Artinya sudah ada unsur pidana, alat buktinya sedang dikuatkan dulu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (1/3).

Menurut Dedi saat ini dugaan judi bola itu masih belum diketahui secara pasti terjadi di liga mana, apakah di Liga 1, Liga 2, atau di Liga 3.

Pasalnya, kata Dedi, kasus judi bola yang selama ini biasanya menyangkut liga sepak bola yang terjadi di luar negeri, seperti Liga Inggris, Liga Italia, Piala Dunia, Liga Europa, dan sebagainya.

"Judi bola yang mana, menyangkut Liga 3 atau Liga 2 atau Liga 1?" ujarnya.

Dedi menegaskan bahwa Satgas Anti Mafia Bola tidak hanya akan berfokus pada masalah dugaan pengaturan skor semata.

Ia menyebut bila dalam proses penyelidikan ditemukan ada fakta hukum baru untuk unsur pidana lain, maka pengusutan juga akan dilakukan, termasuk soal dugaan judi bola.

"Satgas juga bukan hanya menindaklanjuti kasus penyuapan dan TPPU serta penipuan, tapi kalau ada judi bola akan dikejar juga," tutur Dedi.

Agen Domino- Lebih dari itu, Dedi meyakini Satgas Anti Mafia Bola bisa membongkar kasus dugaan pengaturan skor hingga tuntas. Apalagi, satgas masih memiliki waktu kerja hingga empat bulan ke depan.

Diketahui, Satgas Anti Mafia Bola memiliki waktu kerja selama enam bulan, sejak dibentuk pada 21 Desember tahun lalu.

"Satgas masih punya waktu empat bulan ke depan, akan dimaksimalkan untuk betul-betul membongkar match fixing yang ada di liga," ucap Dedi.

Sebelumnya, Lasmi bersama kuasa hukumnya, Boyamin Saiman mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (27/2) lalu dengan membawa sejumlah berkas.

Boyamin menyebut berkas tersebut berkaitan dengan judi online yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan pengaturan skor.

"Tadi juga saya memasukkan data dari yang saya dapatkan tentang judi online tiga materi gitu kan," kata Boyamin.



Boyamin mengungkapkan transaksi judi online tersebut dikamuflasekan menjadi transaksi pembelian mobil. Ia juga mengungkapkan bahwa ada dua bank yang diduga digunakan untuk memfasilitasi pembayaran judi online tersebut.

"Kedua, berkaitan dengan dua bank yang dipakai untuk memfasilitasi pembayaran judi online. Kami tidak nuduh banknya terlibat atau tidak, tapi paling enggak dipakai orang untuk judi online," tuturnya. (mr)


Saturday, February 9, 2019

CANDUQQ | BERKAS PERKARA PENGATURAN SKOR SUDAH SIAP DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN

BERKAS PERKARA PENGATURAN SKOR SUDAH SIAP DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN




CANDUQQ-  Satuan Tugas Anti Mafia Bola telah merampungkan berkas perkara untuk enam tersangka dalam dalam kasus dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Syahar Diantono mengatakan berkas perkara akan segera diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk dilimpahkan ke pengadilan.

"Hari ini berkas perkara sudah siap dilimpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum)," kata Syahar di Mabes Polri, Jumat (8/2).

Enam tersangka yang ditetapkan dalam kasus pengaturan skor ini antara lain Priyanto (eks Komisi Wasit Asprov Jateng), Anik (anak Priyanto), Johar Lin Eng (anggota Exco PSSI), Dwi Irianto atau Mbah Putih, Nurul Safarid (wasit pertandingan), dan Mansyur Lestaluhu (anggota Direktorat Wasit PSSI).

Meski ada enam tersangka, Syahar menyebut hanya lima berkas yang dikirim ke Kejagung. Pasalnya, kata Syahar, berkas perkara untuk Priyanto dan Anik digabungkan dalam satu berkas.

"Berkas Mbah Pri dan anaknya jadi satu, anaknya yang kelola uang masuk yang diterima ayahnya," ujar Syahar.

Satgas Anti Mafia Bola terus memeriksa sejumlah pelaku olahraga khususnya sepak bola untuk mengusut pengaturan skor di Indonesia.

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, sekretaris jenderal PSSI Ratu Tisha dan petinggi PT LIB juga sempat mendapat panggilan dari Satgas Anti Mafia Bola.

Agen Domino- Sesmenpora Gatot S Dewa Broto diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC pada Liga 2 musim lalu.

Penyidik dari Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di sejumlah kantor, yakni kantor PSSI di Kemang dan FX, kantor PT Liga Indonesia (LI) dan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) menjelang akhir pekan lalu.


Satgas pun menemukan dokumen keuangan Persija yang dirusak selain juga ditemukan bukti berupa laporan keuangan dari PT LI dan GTS. (MR )